Sekitar 10 hari yang lalu, Riska, rekan satu lab. yang sempat pulang ke Indonesia, memberikan “teman makan” yang berharga bagi saya dan istri. Yaitu :

“Sambal Terasi Instan”

Terutama bagi saya yang sudah cukup lama tidak merasakan sambal terasi,pemberian tersebut benar-benar bisa mengobati rasa kangen untuk makan sambal.

Asli… walaupun hanya makan dengan telor ceplok dan nasi,tapi dengan adanya sambal terasi itu rasanya mantep banget.

Citra rasa indonesia banget lah pokoknya.

Tapi hari ini saya mendapat kabar buruk setelah melihat bahwa sambal terasi instan yang tersisa hanya 3 bungkus lagi (*lihat foto pada bagian atas artikel ini)

Hah… sudahlah. Setidaknya saya sudah mengambil foto 3 bungkus sambal yang tersisa.

Mungkin dengan memandangi foto sambal terasi ketika makan, saya masih bisa menikmati nikmatnya rasa sambal terasi…. … … … … dalam mimpi. 😀

Advertisements